find us on :

Healt
Life Style
Female

Kolom Khusus

Oto
Jakarta
Love
Game

Kolom Misteri

index

Teknologi

Gadget News
SpotLight
Event
Musik
Uang

PROFILE

+see more profile

TRAVEL

KULINER

YUNIK

HOT NEWS
BERITA FILM

Fashion

STYLE

CINTA

PERNIK

ZODIAK

Resep Masakan


Foto: pocong terbang. ©2013 yuuhu.info
Oleh: Dion
Yuuhu.infoWarga RW 011 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, hingga malam ini masih terus membicarakan gentayangan hantu ‘pocong’ . Menurut beberapa warga hantu pocong itu sempat dilihat warga dua kali pada malam Jumat.

Mulai dari anak-anak, ibu-ibu dan kaum bapak membicarakan sosok hantu yang terlihat di rumah warga RT 03/011, tidak jauh dari kuburan Tanan Kusir. Mereka meyakini bila ‘pocong’ itu benar-benar ada.
Maman, menjelaskan, pocong itu pertama kali terlihat Jumat (2/9) dinihari, sekitar pukul 02.30 oleh Ubaidilah, 28, saat sedang keluar rumah. “Tiba-tiba, ia melihat ada sosok hantu pocong yang terbang dari atas rumah warga ke rumah lainnya. Pocong menghilang di TPU Tanah Kusir,” kata Maman.
Melihat poconkg, pria ini berteriak histeris karena takut. Warga yang mendengar, mendatangi tempat di mana Ubaidilah melihat sosok hantu tersebut. Dalam waktu singkat, kasus ini menyebar dari mulut ke mulut.

Sampai akhirnya warga kembali dikejutkan dengan penampakan ‘pocong’ yang kedua kali pada Jumat (9/9) dinihari sekitar pukul 02.00. Kali ini, Ibnu bersama dua rekannya melihat tiga sosok hantu. “Satu sosok hantu itu di antaranya berhenti dan memelototi Ibnu dan temannya,” ujar Maman.

Dengan adanya dua kali penampakan pocong itu membuat warga yakin kalau hantu tersebut benar-benar ada. “Kalau saya sih, percaya nggak percaya. Tapi kalau yang melihat lebih dari tiga orang, kayaknya memang benar-benar ada,” tandasnya.

BUKAN HAL BARU

Diberitakan sebelumnya, isu hantu ‘pocong terbang’ di Jalan Tanah Kusir II diakui penggali kubur di TPU Tanah Kusir. Mereka mengaku sudah lama mendengar cerita itu dari mulut ke mulut warga sekitar.
“Kami sudah sering mendengar cerita itu. Bahkan, terasa bosan jika mendengar isu adanya pocong terbang setiap malam Selasa atau Jumat,” kata Heru, penggali kubur merangkap pedagang batu nisan, di Jalan Raya Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Senin (12/9).

Camat Kebayoran Lama, Budi Wibowo, maupun Lurah Kebayoran Lama Utara, Agus Riyadi, mengatakan, isu adanya pocong terbang hendaknya diambil segi positifnya saja di lingkungan warga sekitar. Warga bisa meningkatkan kegiatan ronda atau sistem keamanan lingkungan (siskamling).

“Kalau isu itu dibesarkan dan ditakutkan malah dikhawatirkan dimanfaatkan oknum yang ingin berbuat jahat melakukan tindak kejahatan di wilayah ini,” kata camat, yang meminta seluruh warga di lingkungan sekitar TPU Tanah Kusir tetap meningkatkan siskamling.


Penampakan Pocong Terbang Tanah Kusir Jakarta menurut warga sekitar bukanlah yang pertama kalinya. Menurut warga sekitar tanah kusir II Anjani (24 tahun) pada detikcom, bahwa dulu pernah 10 tahun lalu warga juga dihebohkan dengan peristiwa yang sama. Seperti kita tahu lokasi Tanah Kusir II sebenarnya cukup jauh dari Tempat Pemakamam Umum (TPU) Tanah Kusir. Jarak antara Tanah Kusir II dengan TPU Tanah Kusir sendiri berkisar 1 kilometter.

Sekedar Informasi, Tempat Pemakamam Umum (TPU) Tanah Kusir menyimpan banyak cerita misteri dan mistis. Menurut warga sekitar dan warga Jakarta bahwa TPU tersebut merupakan tempat yang angker, karena banyak orang yang menjadi saksi karena melihat penampakan dan fenomena dunia lain.
Masih menurut Anjani. Dia mengatakan bahwa ini bukanlah pocong setan tetapi menurut kepercayaan orang-orang dulu, penampakan ini merupakan orang yang punya ilmu. Warga pun sudah berusaha memburu dan menangkap. Pernah suatu ketika pocong tersebut melintas, dan orang-orang berusaha mengejarnya, namun selalu gagal untuk ditangkap.

Akibat dari ada nya Pocong terbang ini membuat warga sekitar terutama ibu-ibu geger dan takut untuk sekedar keluar rumah dan membukakan pintu apabila ada yang mengetuk pintu. Maka dari itu warga sekitar meningkatkan peran Siskamling dan pengamanan di malam hari, apabila tiba-tiba pocong tersebut muncul kembali.

Langganan berita!

Foto: kecelakaan. ©2013 yuuhu.info
Oleh: Dion
Yuuhu.info,  Antara Fakta dan Mitos

Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), terutama di kilimeter 90 hingga 100. Berdasarkan data yang terkumpul sudah terjadi enam kecelakaan maut yang memakan korban jiwa delapan belas orang di jalur tersebut.

Kecelakaan fatal yang menggemparkan dan membuat jalur ini semakin lekat dengan sebutan jalur tengkorak terjadi Sabtu (3/9) sekitar pukul 10:00. Mobil bermerk Avanza bernopol B 1843 UFU yang dikemudikan pe-dangdut Saipul Jamil mengalami kecelakaan tunggal di Km 96 hingga menewaskan istri Saipul, Virginia Anggraeni.

Kawasan “maut” ini sering dikait-kaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis, bahkan beberapa supir travel mengaku pernah mendapat gangguan dari mahluk halus. Hal tersebut ternyata tak lepas dari anggapan adanya makam keramat di gunung Hejo yang terletak di sekitar km 90-100.

Gunung Hejo ternyata sebuah kawasan berupa perbukitan yang dikeramatkan oleh warga sekitar karena dianggap menjadi tempat patilasan prabu Siliwangi raja Padjajaran. Lokasi ini sering dijadikan wisata spiritual. Kemudian pada kawasan km 100 terdapat patung kepala singa yang sebenarnya sengaja dibuat untuk kebutuhan artistik.

“Patung singa aslinya batu besar yang menjorok ke jalan, jika batu tersebut diangkat bukitnya bisa ambrol. Demi kepentingan artistik dibentuk menjadi patung kepala singa,” ungkap Iwan Mulyawan, Humas Jasa Marga.

Namun penjelasan ilmiah disampaikan pakar transportasi dari ITB, Prof. Ir. Ofyar Z Tamin Msc (eng), Phd bahwa mulai dari km 100 jalan agak menurun, sebagaimana diketahui jika jalan menurun akibat beban massa dari kendaraan tanpa kita sadari kecepatan semakin bertambah tinggi. “Selain itu saat mendesain dan membangun jalan ada yang disebut kecepatan rencana. Artinya kendaraan akan aman jika melaju baik saat memasuki tikungan atau jalan menurun berada di bawah kecepatan rencana,” jelas Ofyar.

Aspek geografis pun turut berperan, jalan yang menurun dan berkelok menuntut kewaspadaan ekstra dari pengemudi. Sementara pihak Jasa Marga semaksimal mungkin memasang banyak rambu, baik rambu yang menjelaskan kondisi jalan atau rambu yang memperingati pengendara untuk mematuhi batas kecepatan yang tak melebihi 80 km/jam.

“Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan terjadi lebih banyak akibat faktor kesalahan manusia, seperti mengantuk, kurang antisipasi, masalah teknis kendaraan dan kurang mematuhi standar kecepatan yang ditetapkan dalam batas aman,” ungkap Iwan Mulyawan.

Mobil 'Sambar Nyawa'?

Dalam sebulan, tercatat tiga Avanza mengalami kecelakaan di Tol Cipularang dan Padang. Salah satu korban tewas adalah Virgiana Angraeni, istri pedangdut Saipul Jamil. Akibatnya, Avanza dianggap sebagai mobil 'Sambar Nyawa'.

Seringnya kecelakaan terjadi yang dialami mobil Toyota Avanza membuat Menteri Perhubungan masa itu, Freddy Numberi berencana akan meninjau kelaikannnya. "Ada yang bilang mobil Avanza itu harus dievaluasi karena kecelakaan semua kan mobil Avanza," kata Fredy.

Pakar Keselamatan berkendara, Karman Mustamin berpendapat mobil jenis APV ini bukan buat tujuh penumpang, hanya untuk lima penumpang. Desain jok memang terlihat untuk ditumpangi lebih dari lima penumpang maka jika kendaraan ditumpangi lebih dari kapasitas normal akan menambah bobot mobil yang berpengaruh pada pengereman dan kestabilan.

Direktur Road Safety Consultant dan Defensive Driving (JDDC), Jusri Pulubuhu menjelaskan kalau ada kesalahan paradigma akibat kurangnya referensi pada para pengguna kendaraan yang pada akhirnya mengakibatkan si pengguna sebenarnya tidak mengetahui pasti tindakan yang telah dia lakukan dan apa risikonya. Ini faktor terbesar yang membuat Cipularang rawan kecelakaan.

"Sebenarnya saya sudah bahas ini di 2007, lalu 2009 juga pernah kembali saya bahas masalah Cipularang ini. Masalah sebenarnya selain karena faktor alam adalah di manusianya," ujar Jusri seperti yang dilangsir dari detikOto.

Jusri lalu menjelaskan kalau jalur dari arah Bandung ke Jakarta terutama di KM 90-100 memang banyak diwarnai jalan menurun lalu sedikit tikungan. Dengan kondisi seperti ini para pengendara kebanyakan terlena. Bukannya mengurangi kecepatan karena melihat kondisi jalan seperti itu, tapi malah mengebut.

Pada kondisi jalan yang rata, lanjut Jusri, bobot mobil kebanyakan ditahan di bagian belakang, ketika kondisi seperti ini, pengendara bisa mengemudikan kendaraannya dengan lebih stabil.

"Tapi ketika jalan menurun, bagian depan yang lebih banyak menahan bobot. Pada kondisi ini mobil lebih sulit dikendalikan, karena ban belakang yang biasanya menahan bobot jadi lebih bebas yang pada akhirnya rawan kehilangan traksi. Mobil pun jadi mudah limbung bila ada sedikit saja pergerakan ke kanan atau ke kiri," jelasnya.

"Selain itu, pada kondisi jalan menurun center gravity mobil juga akan berpindah, momen inersia akan makin membesar. Kalau pengemudi memahami dinamika jalan dan kendaraan ini maka seharusnya sebelum sampai atau awal turunan sudah sedikit melepas pedal gas bukan malah makin mengebut. Karena tidak memahami dinamika kendaraan yang ditungganginya sendiri dan karakter jalan yang dilalui, kebanyakan malah makin giat menginjak pedal gas," paparnya.

Baca beberapa ceritanya: 

Kumpulan kisah keangkeran jalan tol ini berkembang menjadi e-mail berantai, atau pesan berantai melalui BlackBerry Messenger. Bagaimanakah kesaksian kisah Misteri Tol Cipularang dan keangkeran jalan tol cipularang.

Kisah Pertama - tersebar via e-mail dan BBM

Hati-hati kalau mau jalan malam hari di Cipularang, terutama setelah waduk Jatiluhur dari arah Bandung. Ada mobil misterius ngedim-ngedim.

Pengalaman saya waktu itu mau balik ke Jakarta lewat Cipularang malam hari. Saat itu saya di jalur kanan, tiba-tiba dari belakang ada mobil ngedim-ngedim. Setelah itu saya minggir ke kiri memberi jalan. Eh mobil itu ikutan ke kiri juga sambil tetap ngedim-ngedim. Karena kesal, saya tancap gas, eh mobil itu ikut-ikutan berlari kencang juga. Tetep dia masih ngedim-ngedim juga. Karena kesal di kasih dim melulu, saya intip dari spion tengah itu mobil apa sih?

Eh, sehabis ngintip spion tengah, saya terus lihat jalan di depan, sudah ada buntut truk tinggal beberapa ratus meter lagi. Kaget, saya rem habis. Untung tidak terguling. Setelah ngerem, saya intip spion tengah, ternyata mobil tadi sudah nggak ada lagi. Saya salip truk, ternyata kendaran yang ada cuman mobil saya sama truk tadi. Di depan gelap nggak ada mobil sama sekali. Saya merinding habis.

Kisah setelah hari lebaran

Masih ada kisah lainnya, peristiwanya juga terjadi setelah Idul Fitri. Begini ceritanya:

Saya ingin berbagi cerita ini kejadian yang terjadi pada hari keempat lebaran. Teman saya bersama om dan tantenya pergi dari Jakarta menuju Bandung melewati Tol Cipularang pada siang hari. Pada kecepatan 60 km/jam melewati KM 69 dan70, tiba-tiba si sopir yang kebetulan omnya sendiri membawa kendaraan (mobil Panther baru) seperti tidak sadarkan diri. Dia memacu kendaraan semakin kencang sehingga kendaraan tersebut tidak stabil lalu membentur trotoar dan terbalik.

Sebelum kecelakaan, tantenya sudah mengingatkan suaminya untuk memelankan kendaraan. Namun kendaraan semakin kencang sehingga terjadilah kecelakaan tersebut. Untungnya tidak ada yang terluka parah walaupun mobil tersebut keadaannya rusak berat. Peristiwa terjadi di KM 72, kendaraan yang berada di belakangnya bisa mengerem (mobil Honda CRV).

Kemudian si pengemudi kendaraan tersebut turun dari mobil. Anehnya si pengemudi menyalami om temen saya dan berkata, “Selamat, Pak. Untung tidak apa-apa. Saya juga sempat hilang sebentar, namun karena melihat kendaraan bapak saya kaget dan mengerem.” Setelah beberapa lama pihak Jasa Marga datang. Lalu anehnya lagi mereka berkata, “Untung bapak di KM 72. Kalau di KM 68 pasti bapak sudah `lewat’ kali. Sebelumnya ada dua kecelakan di KM 68 meninggal. Memang daerah rawan di 68-72, Pak. Sebaiknya di KM ini lebih berhati-hati dan jangan sampai pikiran kosong.”


Kisah Misterius Tol Cipularang Paling Populer

Pada suatu hari ada sekeluarga pergi ke bandung.Keluarga tersebut terdiri dari ayah,ibu dan 1 orang anak yg masih berumur 8 thn an.

Mereka berangkat dari jakarta sekitar jam 9 an,malam sabtu.Nah tiba2 anaknya kebelet kencing ampe aduh2an..

Bapaknya bilang “udah nanti aja pas di pintu tol, disini gelaap!”.

tp krn anaknya gk kuat,berhentilah mereka. lalu turunlah anak itu,sambil ibunya bilang…

“jgn jauh2 y nak..” , iya.. sahut si anak”

Tp kedua org tuanya merasa kok anak ini smakin jauh dan menjauh jalannya..

“eh jangan jauh2..,d depan mobil aja!” kata si ibu. lalu sahut anaknya..iya mah..!”

lalu tak lama kemudian anak itu..balik k mobilnya dan duduk d belakang,sambil ayahnya bilang…

“kamu nih gimana sih..,kencing kok jauh2 amat..”

“malu pah..,diliat orang”

Setelah mereka sampai di bandung ,orang tuanya melakukan aktifitas biasa selama 2 hari hingga hr minggu. Kaya belanja,makan, mandi, tidur dll pokoknya liburan lah. tp dsela2 liburan mereka, orangtuanya rada2 melihat kejanggalan dr anaknya.Yg biasa anaknya ingin berenang di hotel, ini tidak. Dan anaknya terlihat murung, pucat dan berubah jd diem..tidak seperti biasanya.

“kamu sakit..??” tanya si ibu,tp anaknya dieeemm aja…

Akhirnya ayahnya memutuskan untuk pulang ke jakarta , dr rencana sebelumnya hingga hari senen,akhirnya pulang hari minggu. Di dalam perjalanan pulang sekitar jam 10 an…kembali si anak kebelet kencing sampe aduh2an…

“aduh pah..kencing. .,papah kenciiing..” kata si anak

Akhirnya mereka berhentilah kembali.Anehnya mereka berhenti di KM yg sama seperti anaknya kencing sebelumnya, hanya saja di jalur yg berbeda.Tetapi kali ini si anak tidak balik2 ke mobil..,sehingga membuat bingung orang tuanya.

Setelah mereka menunggu 1 jam di pinggir tol,akhirnya mereka melapor ke petugas melalui no.tlp pengaduan tol. Dalam percakapannya di tlp, petugas memberikan ciri2 pakaian si anak tersebut… dan ternyata benar!.

Akhirnya kedua orang tua tersebut langsung menuju pos tersebut,sambil ter heran2..
“kok bisa ada disanaa..,kata ayahnya..”
sesampainya di pos, ibunya langsung memeluk erat anaknya..dan memarahinya
“kamu kemana sih! kok tiba2 dsini..”
“loh..! mamah yang kemana aja…aku ditinggal,aku teriak2 mamah gk denger..!” sambil nangis..
And guess what..!, Petugas polisi berkata..
“bu jangan dimarahi bu,anak ibu sudah di kantor kami selama 2 hari sejak hari jumat malam..”
seketika ibu dan ayahnya duduk lemas dan saling memandang..
Ternyata pada waktu anaknya kencing dalam perjalanan ke bandung ,
dia hanya kencing di samping kiri mobil di balik pintu belakang,
tetapi ibu dan ayahnya melihat dia berjalan di depan mobil dan menjauh..,
setelah balik anak yg masih kencing ditinggal begitu saja..sampai anaknya teriak2 tp tidak terdengar..

“Pertanyaannya, lalu siapa yang ikut ke bandung ???”


Cerita Misteri Tol Cipularang lainnya di Tahun 2008


Saat itu tanggal 1 Juni 2008. Gue dan istri, Herman “Wong”(band tahun 97an), anak (usia 5th) dan istrinya, gingin (operator Qubu Studio,Bdg) berangkat menuju Jakarta dari Bandung menuju Sony BMG Jakarta, selama perjalanan dari Bandung alhamdullilah tidak ada masalah.

Kita di Sony sampai pukul 16.30. Beres di Sony BMG, kita langsung masuk tol DalKot dan menuju Cikampek, sampai Km 63 gue terima telpon dari Produser Kalamoa Band, menanyakan progress. Gue bilang gue lagi nyetir dan gue serahin ke bini gue, dia ngobrol dan menanyakan sdh dimana? kata bini gue km 64, trus gue liat, emang betul. Pembicaraan langsung beralih ke herman, dlm hitungan kurang lebih 10 detik saja berakhir.
Saat itu Herman mencium bau anyir dan berkata :”kok bau darah ya? gue noleh ke belakang, trus gue bilang, kenapa? Gingin trus ngomong ke anaknya herman :”tuh liat ada kereta!”(Gingin duduk dibelakang).

Gue Kaget dan sadar kan sepanjang km 64 ga ada REL di kanan (kalo dari arah jkt) memang sekelebat gue liat bayangan kreta… Pas gue sadar, didepan gue ada truk warna hitam, besar banget,tapi kayak siluet, disamping gue truk fuso dan dibelakang ada truk gandeng sibuk ngedim2 dan nglakson gue,karena ternyata gue sudah berada di jalur berlawanan. Si truk gandeng udah kagok, langsung nyalip di antara truk fuso dan gue, sementara gue sibuk buang gas untuk

menyeimbangkan kecepatan agar keburu masuk kembali ke jalur seharusnya sebelum dihantam truk hitam itu.

Alhamdullilah berhasil, kita semua selamat, dan pas gue liat gue ada di km 70. Semua pada kayak orang bego, bingung belokan ke bandung di km 67nya kemana??? Pas gue liat jam menunjukkan pukul 18.00 tepat.. DALAM 10 DTK gue lompat 6 kilometer, Sumpah ga masuk akal…

Gue langsung nanya ama orang diloket tol, ini dimana? dia malah bingung ngeliatin gue dan anak2 … Astagfirullah…sumpah menyeramkan. Besoknya gue telpon teman gue wartawan, ternyata memang sering kejadian seperti itu di antara km64-70 tepatnya, dan selalu berakhir dengan kecelakaan maut.

Demikian kisah misteri tol cipularang, Percaya? tergantung keyakinan anda.




Langganan berita!

Foto: cover dvd film keramat. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Pernah ingat dengan film "Cloverfield" (2008) produksi Hollywood? Di film itu, sekelompok pemuda tengah mendokumentasikan perpisahan rekannya sebelum akhirnya monster besar datang mengguncang.

Nah, di film "Keramat" kurang lebih anglenya sama. Sekelompok muda-mudi berkunjung ke Yogyakarta untuk penggarapan sebuah film. Hanya saja disini, kamera mengikuti untuk dijadikan dokumentasi behind the scene.

Film dibuka dengan layar yang masih hitam. Hanya sedikit suara grasak-grusuk, yang kemudian muncul gambar pertama, seorang gadis berambut pendek dengan senyum manis yang hendak andil dalam sebuah film bertajuk "Menari di Atas Angin".

Gadis itu bernama Migi (Migi Parahita) dan pemegang kamera bernama Poppy (Poppy Sovia). Nantinya, Migi akan berpasangan dengan Diaz (Diaz Ardiawan), pemeran utama laki-laki.

Namanya juga dokumentasi, jadi tak ada adegan apapun di film tersebut. Benar-benar layaknya sebuah dokumentasi disertai perilaku sutradara perempuan yang galak bernama Mia (Miea Kusuma), asisten sutradara Sadha (Sadha Triyudha), unit produksi Brama (Brama Sutasara), dan line producer Dimas (Dimas Projosujadi).

Hingga suatu ketika Mia kesurupan. Merasa memerlukan bantuan, maka rekan-rekannya memanggil seorang paranormal yang bisa bicara dengan seorang perempuan ningrat Jawa yang sangat kemayu. Perempuan itu berpesan bahwa dirinya sayang dengan Migi, namun alam tengah marah karena dirusak manusia. Hal itu pulalah yang menjadi petunjuk tentang gempa bumi di Yogyakarta beberapa tahun lalu.

Disutradarai Monty Tiwa, Anda dibawa untuk mengikuti apa yang dirasakan para pemain film. Bagaimana seluruh pemain justru masuk ke dalam dunia lain dan harus berusaha keras keluar dari dunia itu sebelum matahari terbit. Jika tidak, maka mereka semua akan terjebak di dalamnya.

Kepiawaian Monty sebagai sutradara mungkin sudah tak diragukan lagi, namun di filmnya kali ini ia benar-benar membawanya lebih hidup dengan satu buah kamera dengan pengambilan sudut yang berbeda.

Secara keseluruhan, film ini memang bergenre horor, dan nuansa horor itu lebih mengarah pada mistik di mana untuk masyarakat Jawa masih banyak publik yang mempercayai hal kecil. Seperti suara tangisan di malam hari, ada penunggu hutan yang berwujud perempuan cantik dengan para pengawalnya.

Nuansa kota Yogyakarta, Candi Boko, Pantai Parangtritis serta Gunung Merapi menjadi latar belakang film. Mungkin Anda akan sedikit bingung dengan banyaknya loncatan film, tapi paling tidak kengerian serta ketakutan yang dialami pemain bisa juga Anda rasakan.

Langganan berita!

Foto: palem keramat uj. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Banyak yang masih belum terungkap di balik misteri wafatnya Ustad Jefri Al Buchori. Tidak sedikit masyarakat indonesia yang mengkaitkan kejadian kecelakaan Ustad Jefri Al Buchori dengan hal gaib, karena alasan ini bermula saat uje melintas di di jalan Gedung Hijau, Pondok Indah, Jakarta, pohon palem sebelah kiri dan akhirnya menabrak pohon tersebut meski tidak ada yang mengganggu.

Sumber kompas
Karena saat itu Uje melintas sedang dalam keadaan sepi jam 2 dini hari saat itu jalanan sedikit becek, sebelum menabrak Ustad Jefri Al Buchori sempat menikung sampai akhirnya wafat di tempat. Kejadian ini terus dikaitkan dengan hal mistis beberapa orang berpendapat kalau Uje sebelum kecelakaan mendapat gangguan dari jin yang ada di dekat pohon palem tersebut, yang menyebabkan Ustad Jefri Al Buchori kecelakaan dan meninggal dunia.
Meski banyak masyarakat berpendapat demikian bahkan ada yang terlalu berlebihan menganggap Pohon palem tempat Uje kecelakaan adalah pohon palem keramat dan banyak penunggunya.
Setelah diusut kebenaran dari berita yang disampaikan, beberapa hari menyelidiki ternyata kabar misteri pohon palem keramat tempat dimana uje kecelakaan tidak kebenarannya tidak terbukti, sebab itu merupakan bentuk hipotesis masyarakat mengenai kecelakaan yang menewaskan alm Ustad Jefri Al Buchori.
Keberanya sebab terjadi kecelakaan maut yang membuat Ustad Jefri Al Buchori meninggal dunia adalah kondisi Uje yang saat itu tidak sedang sehat kondisi badannya, dan dalam kondisi mengantuk, saat itu juga di pengaruhi oleh jalanan yang licin. 
Tentu alasan ini lebih masuk akal dan bisa di buktikan karena sesuai dengan penyelidikan kepolosian, hanya saja saat itu mingkin Ustad Jefri Al Buchori sedang tidak menutup kaca helm sebab di takutkan mengantuk kalau ditutup.
Hal itu membuktikan setelah dilihat bagian wajah Ustad Jefri Al Buchori yang banyak terdapat luka. Semoga arwah beliau diterima disisi Allah dan mendapatkan tempat selayak-layaknya amin.
Kesipulannya adalah kebenaran tentang Misteri pohon palem keramat tempat Kecelakaan Ustad Jefri Al Buchori belum terbukti sampai saat ini kebenarannya. 

Langganan berita!

Foto: Hutan angker. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Wagini, warga yang tinggal di sekitar Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur mendadak terkenal. Video dirinya saat tampil di salah satu stasiun televisi swasta diunggah di Youtube dan disaksikan puluhan ribu orang dalam waktu singkat.

Bagi warga Banyuwangi, Alas Purwo memang terkenal sangat angker. Penduduk sekitar meyakini, di Alas Purwo terdapat istana jin tempat seluruh Jin yang ada di Pulau Jawa ngumpul. Bahkan warga sekitar sering melihat penampakan-penampakan mahluk halus.

Setiap tahunnya, ratusan bahkan ribuan umat hindu dari Bali dan Banyuwangi berkunjung ke sebuah pura yang terletak di tengah Alas Purwo. Bahkan, saat tanggal 1 Suro atau tahun barunya masyarakat Jawa, banyak warga yang datang ke Alas Purwo untuk bersemedi, mencari wangsit atau sekadar lelaku gaib, demikian juga saat bulan purnama. Sehingga, banyak yang meyakini, Alas Purwo merupakan tempat paling angker di Pulau Jawa.

Saat merdeka.com berkunjung ke Alas Purwo beberapa waktu lalu, tampak suasana mistis langsung terasa saat memasuki pintu gerbang yang dijaga oleh polisi hutan. Untuk masuk ke alas yang masih perawan tersebut, dikenakan karcis sekitar Rp 6.000.

Namun meski terkesan angker, Alas Purwo merupakan tempat yang asyik untuk berwisata. Selain kita bisa melihat hutan yang masih perawan, di kanan kiri jalan kita juga bisa menyaksikan fauna yang menakjubkan seperti burung merak, banteng, babi hutan, dan beraneka jenis burung.

Tipe hutan di Alas Purwo merupakan hutan hujan dataran rendah. Hutan bambu mendominasi, atau sekitar 40 persen dari total luas hutan yang ada. Tercatat sedikitnya 584 jenis tumbuhan yang terdiri dari rumput, herbal, semak, liana, dan pohon berada di Alas Purwo.

Sedangkan berdasarkan tipe ekosistemnya, hutan di TN Alas Purwo dapat di kelompokkan menjadi hutan bambu, hutan pantai, hutan bakau/mangrove, hutan tanaman, hutan alam, dan padang penggembalaan (Feeding Ground).

Di samping kaya akan jenis flora, Alas Purwo juga kaya akan jenis fauna daratan, baik kelas mamalia, aves dan herpetofauna (reptil dan amfibi). Ditemukan 50 jenis mamalia di Alas Purwo. Beberapa jenis mamalia yang dijumpai di kawasan sana yaitu banteng (Bos javanicus), rusa (Cervus timorensis), ajag (Cuon alpinus), babi hutan (Sus scrofa), kijang (Muntiacus muntjak), macan tutul (Panthera pardus), lutung (Tracypithecus auratus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) jelarang (Ratufa bicolor), rase (Vivericula indica), linsang (Prionodon linsang), luwak (Paradoxurus hermaprhoditus), garangan (Herpestes javanicus) dan kucing hutan (Felis bengalensis).

Jika Anda beruntung, hewan-hewan tersebut bisa Anda saksikan secara bebas berkeliaran di pinggir jalan yang terdapat di dalam kompleks Alas Purwo.


Langganan berita!

Foto: Pendakian Semeru. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dina
Yuuhu.info, Gunung Semeru hingga saat ini masih menjadi salah satu gunung yang favorit untuk didaki. Film 5 Cm yang menggambarkan keindahan gunung ini membuat bahwa orang tertarik untuk mengunjunginya.

Namun Semeru bukan sekadar gunung, selain menyandang gunung tertinggi di pulau Jawa yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut, Mahameru juga menyimpan banyak mitos. Mahameru konon adalah tempat bersemayamnya para dewa. Benarkah?

Menurut kepercayaan masyarakat Jawa yang ditulis pada kitab kuno abad 15, Pulau Jawa dulunya mengambang di lautan luas dan terombang-ambing dipermainkan ombak. Pada suatu saat Sang Hyang Siwa datang ke pulau tersebut dilihatnya banyak pohon Jawawut, sehingga pulau tersebut dinamakan Jawa. Namun pulau tersebut masih terombang ambing tak menentu.

Para Dewa lalu memutuskan untuk memaku Pulau Jawa dengan cara memindahkan Gunung Meru di India di atas Pulau Jawa. Untuk memindahkan Gunung Meru tersebut, Dewa Wisnu kemudian menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa dan menggendong gunung itu di punggungnya, sementara Dewa Brahma menjelma menjadi ular panjang yang membelitkan tubuhnya pada gunung dan badan kura-kura sehingga gunung itu dapat diangkut.

Kedua dewa tersebut lalu meletakkan gunung Meru di bagian barat Pulau Jawa. Tetapi berat gunung itu mengakibatkan ujung pulau bagian timur terangkat ke atas. Wisnu dan Brahma lalu memotong Gunung Meru dan meletakkannya satu di ujung timur dan satu di barat.

Potongan gunung yang berada di sebelah barat membentuk Gunung Pawitra, yang sekarang dikenal dengan nama Gunung Pananggungan, dan bagian utama dari Gunung Meru, sekarang dikenal dengan nama Gunung Semeru. Di gunung inilah diyakini para dewa bersemayam.

Dalam agama Hindu Gunung Meru dianggap sebagai rumah para dewa-dewa dan sebagai sarana penghubung antara bumi (manusia) dan kayangan. Kalau manusia ingin mendengar suara dewa mereka harus semedi di puncak Gunung Meru. Tak ayal, hingga saat ini banyak masyarakat Jawa dan Bali masih menganggap gunung sebagai Semeru tempat kediaman Dewa-Dewa atau mahluk halus.

Menurut orang Bali Gunung Mahameru dipercayai sebagai Bapak Gunung Agung. Upacara sesaji kepada para dewa-dewa Gunung Mahameru juga dilakukan oleh orang Bali. Betapapun upacara tersebut hanya dilakukan setiap 8-12 tahun sekali hanya pada waktu orang menerima suara gaib dari dewa Gunung Mahameru. Selain upacara sesaji itu orang Bali sering datang ke daerah Gua Widodaren untuk mendapat Tirta suci.

Orang naik sampai puncak Mahameru ada yang bertujuan untuk mendengar suara-suara gaib. Selain itu juga ada yang memohon agar diberi umur yang panjang. Bagaimanapun alasan orang naik ke puncak Mahameru, kebanyakan orang ditakutkan oleh macam-macam hantu yang mendiami daerah keliling gunungnya. Hantu-hantu tersebut biasanya adalah roh leluhur yang mendiami tempat seperti hutan, bukit, pohon serta danau.

Roh leluhur biasanya bertujuan menjaga macam-macam tempat dan harus dihormati. Para pendaki yang menginap di danau Ranu Kumbolo sering melihat hantu Ranu Kumbolo. Banyak orang yang percaya bahwa daerah Bromo, Tengger, Semeru banyak didiami oleh hantu-hantu.

Meski demikian, hal itu tergantung dari sudut mana melihatnya, namun yang jelas, Mahameru merupakan salah satu gunung dengan potensi yang luar biasa. Ketinggiannya, keindahan alam, legenda dan misteri yang menyelimutinya merupakan aset yang perlu di jaga dan dilestarikan.

Tertarik untuk mendaki Gunung Semeru dan melihat keindahan dari puncak Mahameru?

Langganan berita!

Foto: tragedi semanggi. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Tragedi Semanggi menjadi kerap terdengar ditelinga kita pada tahun 1998. Peristiwa tragis ini terjadi ketika terjadi masa transisi pemerintahan indonesia. Hal ini dipicu oleh protes sejumlah masyarakat terhadap hasil sidang pelaksanaan sidang istimewa. Pada peristiwa ini sekitar 17 warga sipil tewas akibat bentrok tersebut.

Dan sekitar sebelas orang lainnya ditamba seorang mahasiswa tewas diseluruh Jakarta. Sidang istimewa sebagai jalan awal penentuan pemilu dan agenda pemerintahan. Karena ketidak percayaan dan tidak mengakui kepemerintahan B.J Habibie dan para anggota DPR/MPR Orde Baru.

Setelah kita melihat deskripsi ini, konon katanya para korban dari kejadian tersebut menjadi arwah penasaran dan kerap melakukan gangguan terhadap warga sekitar kota Semanggi. Sebagian masyarakat mengaku pernah melihat penampakan para korban tersebut.

Jika kita sadari kejadian tersebut secara logika memang rasanya tidak mungkin. Karena di era modernisasi yang bertumpu pada kemajuan tekhnologi, adanya penampakan dalam sosok hantu, setan dan makhluk ghaib lainnya tidak banyak dipercaya oleh masyarakat modern.

Namun, hal ini  menjadi berbeda jika perspektif yang diambil berasal dari kalangan terdahulu. Mereka sangat kental sekali menganggap bahwa makhluk ghaib itu ada dan benar adanya. Menurut agama Islam dan juga agaman lain percaya bahwa makhluk-makhluk tersebut ada.

Karena memang kita hidup bersama dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain, seperti Jin, Setan, Iblis, dan lain-lain. Meskipun, makhluk tersebut tidak bisa terlihat dengan mata telanjang. Hanya sebagian orang yang telah diberi kelebihan oleh Allah dengan dibukakannya tabir antara dunia manusia dan dunia ghoib.

Langganan berita!

Foto: klender. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Saat kerusuhan Mei tahun 1998, ada salah satu pertokoan di daerah Klender yang dijarah dan dibakar massa. Kebakaran ini menyebabkan ratusan korban jiwa, di antaranya pegawai pertokoan, pengunjung, dan para penjarah. Usai kerusuhan tersebut, dilaporkan banyak kejadian aneh, misalnya, segerombolan orang menyetop angkot di depan pertokoan, ketika sudah jalan sekitar 100 meter, semua penumpang angkot tersebut wajahnya berubah menjadi hangus. Semenjak pertokoan ini dibangun dan ramai kembali di tahun 2000, sudah tidak banyak lagi kejadian mistis di sekitarnya. Ini mungkin juga karena warga masih menghormati dan memperingati hari berkabung setiap tanggal 14 Mei. Namun demikian, menurut penuturan warga, jika Anda duduk sendiri di sebelah booth telepon koin di halaman pertokoan pada malam Jumat pukul 1 pagi, Anda akan ditemani oleh sosok lain di dekat Anda. Dahulu, sekitar 15 jenazah korban kerusuhan sempat ditampung sebelum dievakuasi di sekitar telepon umum tersebut.

Lokasi: 
Klender, Jak-Tim

Fenomena:
Makhluk korban kebakaran kerusuhan Mei 1998.

Langganan berita!

Foto: jembatan ancol. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi seorang perempuan yang meminta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih berupa empang-empang, seorang pendayung perahu pernah bertemu dengan Si Manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam ddan membayar pendayung tersebut dengan daun. Keterangan ini didapat dari Kostan Simatupang (65), seorang fotografer keliling di Ancol, teman dari pendayung perahu tadi.

Testimonial:
Anshori (38), penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol, mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat. Ia membuka pertama kali kios rokoknya di sini pada 1990, tepatnya di samping jembatan goyang. Saat itu malam Jumat, Anshori sedang menunggui kiosnya, agak gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika sudah agak jauh, perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori sembari tersenyum. Anshori menyapa perempuan yang dikiranya calon pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira 50 cm. Menurut Anshori, perempuan itu berwajah manis, serta memakai kemeja kuning dan rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang. Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Semenjak kejadian itu, Anshori merasa dagangannya kian laku dan rejekinya semakin lancar.

Lokasi:
Jembatan Ancol (eks jembatan goyang), Pantai Ancol, dan daerah lain sekitar Ancol, Jak-Ut

Fenomena:  
Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol (populer dengan sebutan Maryam setelah kisahnya diangkat ke layar kaca)

Langganan berita!

Foto: rumah kentang prapanca. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Legenda Rumah Kentang yang satu ini rasanya masih masih banyak menyimpan misteri. Terlihat bersih di siang hari, tapi pada saat malam menjelang suasananya berubah. Kadang muncul aroma kentang rebus atau terdengar suara tangis anak kecil..Criters pasti sudah mendengar kabar legenda inikan?

Fenomena misteri rumah kentang Dharmawangsa memang sudah terdengar sejak lama. Konon sejarahnya bermulai dari cerita adanya seorang anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang dan tewas.

Ada juga yang mengatakan dirumah itu terdapat anak kecil yang sangat nakal, saking nakalnya seorang pembantu dirumah itu tak tahan melihatnya, ketika si pembantu rumah tersebut sedang memasak kentang di kuali yang besar, Ia lalu menjatuhkan anak itu ke dalam kuali dan memutilasinya untuk dihidangkan dalam acara pesta dirumah itu, sentak lalu orangtuanya memakan daging anaknya sendiri. Sejak saat itulah rumah tersebut terkadang beraroma kentang sekaligus terdengar suara hantu anak kecil.
Konon, di rumah ini ada seorang anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang. Apabila Anda sedang ‘mujur’ dan lewat di depan rumahnya, Anda dapat mencium aroma kentang rebus dan mendengar suara anak kecil menangis.

Lokasi: 
Jln. Dharmawangsa 9, Jak-Sel, persis di sebelah salah satu club terkemuka di daerah ini.

Fenomena:  
Hantu anak kecil

Langganan berita!

Foto: taman kota langsat, mayestik. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Taman Langsat ini sebenarnya merupakan fasilitas olah raga dan bersantai yang cukup lengkap. Di dalamnya tumbuh pepohonan yang asri. Hanya saja, tidak banyak orang yang memanfaatkan fasilitas ini. Karena sepi, taman kota ini pun menjadi angker, terutama pada malam hari. Konon pada malam hari, warga kerap melihat kuntilanak di pohon-pohon di taman Langsat.

Lokasi: 
Di belakang pasar burung Barito Jak-Sel.

Fenomena:
Kuntilanak dan genderuwo




Langganan berita!

Foto: rumah pondok indah. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir September 2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong ini? Kejadian ini jadi menghebohkan karena di depan rumah tersebut hanya tertinggal gerobak nasi gorengnya. Konon katanya, malam sebelum hilang tukang nasi goreng tersebut hendak mengantar nasi goreng yang dipesan oleh seorang perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak pernah keluar lagi. Mengenai sejarah rumah itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan bermotif persaingan bisnis. Sejak itu, banyak orang yang lewat kerap melihat jelmaan hantu seperti hantu bapak-bapak dan hantu perempuan.
Namun, akhir-akhir ini sudah tidak banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan beberapa waktu lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat bermalam para tunawisma.

Lokasi:
 Jln. Metro Pondok Indah, Jak-Sel

Fenomena:  
Penampakan hantu bapak-bapak dan perempuan.


Langganan berita!

Foto: kecelakaan kereta bintaro. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Tak hanya tempat-tempat yang memiliki bangunan fisik megah yang ternyata menyimpan cerita dari “dunia lain”. Perlintasan kereta api pun tak luput dari cerita.

Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan kereta yang menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara, Bintaro. Tempat yang terkenal dengan tabrakan kereta yang dahsyat yang banyak memakan korban ratusan nyawa hilang dengan mengenaskan. Ditempat ini sering berkeliaran organ tubuh tak bertuan, yang senantiasa menampakkan diri yang membuat suasana diareal lintasan kereta tersebut menjadi kawasan angker.

Di lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadi kecelakaan yang memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker karena sering terdengar suara orang menangis dan menjerit.

 Tempat Angker Dan Misteri Di Lintasan Kereta Bintaro Jak-Sel

Fenomena: 

Makhluk menyeramkan korban tabrakan kereta
Sejarah: Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan kereta yang menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara, Bintaro. Di lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadi kecelakaan yang memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker karena sering terdengar suara orang menangis dan menjerit.

Testimonial: 


Imam (31), teknisi rel yang bekerja sejak tahun 1996. Ia pernah melihat makhluk yang wujudnya seperti orang berbalut sarung hitam. Meski kereta sudah bolak-balik lewat melindasnya, makhluk ini tak mau pergi seperti sengaja meledek. Akhirnya di rel tersebut diadakan pemotongan kerbau. Ia juga pernah bertemu makhluk serupa perempuan Belanda di zaman kolonial, dan kuntilanak melintas di rel.


Langganan berita!

Foto: Makam gantung. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dion
Yuuhu.info, Mari kita sejenak jalan-jalan ke Jalan Melati, Blitar, Jawa Timur. Di mana, kita akan mengulas sebuah cerita misteri yang penuh teka-teki mengenai sebuah makam tua atau lebih dikenal dengan nama makam gantung (dalam arti yang sebenarnya).

Konon, makam gantung ini adalah makam Eyang Joyodigo - seorang sufi yang menguasai ilmu langka: Aji Pancasoka. Ilmu yang bisa menghidupkan kembali seseorang yang mati saat jasadnya menyentuh tanah. Alasan itulah yang membuat makam Eyang Joyodigo digantung. Walau demikian, jasadnya tidak digantung melainkan dimasukkan ke dalam peti besi dengan empat penyangga.

Biran, kuncen makam gantung, menuturkan bahwa Eyang Joyodigo adalah satu-satunya orang yang menguasai Aji Pancasoka. Dalam epos Ramayang hanya satu orang yang memiliki Aji Pancasona yaitu Subali - saudara kembar Sugriwo. Keduanya bangsa kera. Saking canggihnya mulut manis Rahwana, Aji Pancasoka bisa dikuasainya.

Lalu bagaimana Eyang Joyodigo bisa menguasai Aji Pancasoka?

Biran menuturkan kembali bahwa sosok Eyang Joyodigo gemar melakukan tirakat dan laku prihatin. Pelbagai macam ilmu sudah dikuasainya.

Membicarakan Eyang Joyodigo tidak lepas juga dari sejarah. Karena dia juga dekat dengan Pangeran Diponegoro. Berikut ini adalah lansiran dari majalah Misteri:
"Dan pada tahun 1825, timbul perselisihan antara Belanda dengan Pangeran Diponegoro. Penyebabnya, pihak keraton bagi Diponegoro, terlalu merendahkan martabatnya. Keraton Yogyakarta, seakan-akan berdiri hanya karena kemurahan hati Belanda.

Tak hanya itu, yang membuat darah Diponegoro mendidih. Saat itu, kekuasaan raja-raja ditanah Jawa terus dipersempit. Ada lagi, kekuasaan raja disamakan dengan kedudukan pengawai tinggi pemerintahan Kolonial. Bahkan, pemerintah kolonial terlalu jauh mencampuri urusan keraton dengan cara ikut campur dalam hal pergantian raja.

Lebih menyakitkan lagi bagi Diponegoro, pihak Belanda memungut pajak jalan, ternak, rumah serta hasil bumi kepada rakyat jelata. Karena itu, ketika kompeni membuat tanda tapal batas untuk jalan yang melewati tanah leluhurnya, tanda tapal batas itu langsung dicabut.

Dengan begitu, api peperangan telah tersulut. Selama dalam masa peperangan yang berlangsung lima tahun (1825-1830), salah satu pengikut pangeran Diponegoro yang setia yakni, Joyodigo. Bersama Diponegoro, Joyodigo terus melakukan perlawanan kepada Belanda.

Tak hanya sekali, tokoh sakti ini tertangkap dan dieksekusi mati oleh Belanda. Namun, karena mempunyai Aji Pancasona, begitu jasadnya dibuang oleh Belanda, Joyodigo hidup lagi tanpa sepengetahuan kompeni.

Hingga pada akhirnya, di tahun 1830, Pangeran Diponegoro ditangkap karena siasat licik pihak kompeni. Namun walau Pangeran Diponegoro telah diasingkan ke Makasar setelah tertangkap, bukan berarti darah pejuang Joyodigo padam.

Walau saat pecah perang Pangeran Diponegoro, usianya masih menginjak sekitar 30-an. Ia terus melakukan perang gerilya bersama pengikut Pangeran Diponegoro yang lain. Namun, karena saat itu wilayah Yogyakarta terlalu banyak penjagaan oleh kompeni, Joyodigo memilih perang gerilya menuju arah timur.

Singkat kata, dalam perjalanannya ke arah timur, setiap pos Belanda yang lengah, pasti diserang. Hingga pada akhirnya, sampailah Joyodigyo di wilayah Blitar. Di kota ini, tanpa sepengetahuan pihak penguasa Blitar saat itu, Joyodigo terus melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Merasa wilayahnya aman dari pemerasan kompeni, kemudian Adipati Blitar saat itu, mengirim pasukan telik sandi (intel) untuk mencari tahu siapa sebenarnya yang telah membuat takut kompeni di wilayah Blitar.

Hingga pada akhirnya, telik sandi yang dikirim oleh sang Adipati, menemukan Joyodigo di sebuah hutan yang masuk Blitar Selatan. Atas perintah Adipati Blitar, telik sandi mengundang Joyodigo untuk datang ke pendopo.

Namun permintaan utusan Adipati Blitar ini ditolak dengan halus. Alasannya, Joyodigo saat itu, masih sibuk melatih laskar untuk mengusir kompeni.

Karena tolakan halus dari Joyodigo ini, kemudian telik sandi langsung pulang dan melapor kepada Adipati. Dua tahun kemudian, Adipati Blitar kembali mengirim utusan. Saat itu, patih di kadipaten Blitar mangkat dan harus segera dicarikan pengganti.

Maksud Adipati mengirim utusan yang kedua, agar Joyodigo bersedia menjadi pati di kadipaten Blitar. Dan karena banyak pihak kompeni yang meninggalkan Blitar lantara serangan gerilya pasukan Joyodigo, tokoh ini bersedia menerima tawaran Adipati Blitar.

Sebagai seorang keturunan darah biru dan pernah tinggal di keraton, ketika diangkat menjadi patih di kadipaten Blitar, Joyodigo sudah tak asing lagi dengan pemerintahan. Patih Joyodigo mampu mengambil kebijakan yang sangat cakap.

Hal inilah yang membuat salut sang Adipati Blitar. Karena kecakapan ini, kemudian sang Adipati memberinya tanah perdikan yang sekarang berada di Jalan Melati kota Blitar. Di tanah perdikan ini, Joyodigo kemudian membangun sebuah rumah besar untuk keluarganya dan diberinya nama, Pesanggerahan Joyodigo."

Masyarakat Blitar percaya kalau makam gantung ini wingit, selain makam Bung Karno (tidak jauh dari makam gantung ini). Dan makam gantung ini dijaga oleh dua sosok gaib dengan wujud binatang, yaitu ular sebesar batang pohon kelapa dan seekor harimau loreng sebesar anak sapi. Konon, para peziarah ada yang pernah diperlihatkan dua penunggu gaib ini. Itu karena hingga Eyang Joyodigo meninggal, penunggu gaib itu masih setia menunggu makam majikannya. 

Langganan berita!
List Profile Terbaru
top gossip
more stories

news seleb
latest news
photo sneak
have you read
news female
in the news
FILM news
news seleb
more stories

top gossip
latest news
photo sneak
have you read
news asian
in the news
FILM news
news asian
more stories

top gossip
latest news
photo sneak
have you read
news seleb
in the news
FILM news
more stories

top gossip
latest news
photo sneak
have you read
news asian
in the news
FILM news
have you read
photo sneak
latest news
photo sneak
photo sneak
top gossip
more stories

news seleb
news fashion
in the news
PERNAK PERNIK
have you read
photo sneak
latest news
photo sneak
photo sneak
top gossip
more stories

news seleb
news fashion
in the news
PERNAK PERNIK
have you read
photo sneak
latest news
photo sneak
photo sneak
top gossip
more stories

news seleb
news fashion
in the news
PERNAK PERNIK
recommended reading
  • KULINER
  • HEALT
  • TRAVEL
  • FASHION
  • FEMALE
  • LOVE
  • CANTIK
  • LIFESTYLE
  • YUNIK
  • FILM
HomeTentangKontakKetentuanDisclaimerMobileSite Map
© Copyright DBD :] 2012 - 2013 Some rights reserved
Hak cipta dilindungi oleh undang - undang
Proudly powered by www.yuuhu.info