
Foto: Raditya Dika. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Defri Putra
Yuuhu.info, Raditya Dika menjadi pemain sekaligus penulis skenario di film
teranyarnya, 'Cinta Brontosaurus'. Film ini juga merupakan adaptasi dari
buku karyanya dengan judul yang sama, rilis 2006 lalu.
Namun, untuk segi cerita, diungkapkan Dika, sapaan akrabnya, bahwa apa yang ada di film dan bukunya tidak sama. "Ceritanya memang beda, antara film dan buku. Di film ini menyinggung soal buku. Tapi tidak mengangkat secara utuh cerita di dalamnya," kata Raditya Dika saat ditemui di preskon film 'Cinta Brontosaurus' di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Senin (6/5).

Film Cinta Brontosaurus, menurut Dika merupakan adaptasi yang nyeleneh dari bukunya. "Saya hanya ingin menghadirkan rasa dan dimensi komedi yang beda pada filmnya," ujarnya.
"Karena kenapa saya bikin buku ini, saya bikin karena saya pengen ada buku itu. Kenapa saya bikin skenario film itu, karena aku pengen lihat film itu di perfilman Indonesia," tukasnya.
Namun, untuk segi cerita, diungkapkan Dika, sapaan akrabnya, bahwa apa yang ada di film dan bukunya tidak sama. "Ceritanya memang beda, antara film dan buku. Di film ini menyinggung soal buku. Tapi tidak mengangkat secara utuh cerita di dalamnya," kata Raditya Dika saat ditemui di preskon film 'Cinta Brontosaurus' di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Senin (6/5).
Film Cinta Brontosaurus, menurut Dika merupakan adaptasi yang nyeleneh dari bukunya. "Saya hanya ingin menghadirkan rasa dan dimensi komedi yang beda pada filmnya," ujarnya.
"Karena kenapa saya bikin buku ini, saya bikin karena saya pengen ada buku itu. Kenapa saya bikin skenario film itu, karena aku pengen lihat film itu di perfilman Indonesia," tukasnya.
Langganan berita!
|



















