find us on :

Healt
Life Style
Female

Kolom Khusus

Oto
Jakarta
Love
Game

Kolom Misteri

index

Teknologi

Gadget News
SpotLight
Event
Musik
Uang

PROFILE

+see more profile

TRAVEL

KULINER

YUNIK

HOT NEWS
BERITA FILM

Fashion

STYLE

CINTA

PERNIK

ZODIAK

Resep Masakan

Sponsor dibatasi, konser besar di Indonesia terancam?

mobile Nikmati berita terikini lewat facebook Anda di facebook & Mobile untuk Seluler


Foto: Weezer, salah satu konser besar. ©2013 yuuhu.info
Reporter: Dina
Yuuhu.info, Tak bisa dipungkiri, industri rokok selama ini telah menjadi sponsor utama banyak penyelenggaraan konser besar di tanah air. Namun, dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 109 tahun 2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan, pelaku dunia hiburan jadi berpikir ulang.

Apalagi, sponsor dari industri rokok diberi pembatasan sedemikian rupa seperti tak boleh mencantumkan logo, nama brand hingga warna produk.

Konser Katy Perry di Indonesia
Dani Pete, manajer band GIGI menyatakan bahwa PP 109/2012 yang rencananya akan diberlakukan pada 2014 tersebut bisa berdampak panjang bagi dunia seni dan hiburan.

Menurutnya, selama ini konser lebih dari satu kota (tur) rata-rata disponsori oleh industri rokok. Sebelumnya, Log Zhelebour dan Dewi Gontha, dua promotor yang kerap menghadirkan event musik besar di Indonesia juga menganggap industri rokok memiliki peran besar sebagai sponsor.

30 Seconds to Mars

"Kami ambil kesimpulan bahwa show akan berkurang," kata Dani. "Setelah kami survey, 82,5 persen kegiatan musik Indonesia disupport oleh industri rokok," lanjutnya saat dihubungi wartawan, Senin (6/5).

Masih menurut Dani, dukungan industri rokok belum tergantikan oleh sponsor lain, baik dari perbankan maupun telekomunikasi. "Sejak lama industri rokok dekat dunia panggung. Baru pada periode tahun 2000-an industri telekomunikasi dan perbankan kerap menjadi sponsor, namun masih kalah prosentasenya," tuturnya.

Dani menyebutkan, bahwa para pelaku industri hiburan mengandalkan show sebagai tulang punggung aktivitasnya. Karena pemerintah tidak bisa mengatasi masalah-masalah dalam industri musik.

"Pemerintah tidak bergerak mengatasi bajakan CD, kaset dan sebagainya. Lalu ada RBT, tapi pemerintah juga tidak siap. Ketika RBT turun, nggak ada yang ngegantiin. Maka kami mengandalkan show-show," pungkas Dani. 

Langganan berita!

Politik hari ini
SHOW MORE
Artikel yang dibaca pengunjung lain
List Profile Terbaru
top gossip
more stories

news seleb
latest news
photo sneak
have you read
news female
in the news
FILM news
news seleb
more stories

top gossip
latest news
photo sneak
have you read
news asian
in the news
FILM news
news asian
more stories

top gossip
latest news
photo sneak
have you read
news seleb
in the news
FILM news
more stories

top gossip
latest news
photo sneak
have you read
news asian
in the news
FILM news
have you read
photo sneak
latest news
photo sneak
photo sneak
top gossip
more stories

news seleb
news fashion
in the news
PERNAK PERNIK
have you read
photo sneak
latest news
photo sneak
photo sneak
top gossip
more stories

news seleb
news fashion
in the news
PERNAK PERNIK
have you read
photo sneak
latest news
photo sneak
photo sneak
top gossip
more stories

news seleb
news fashion
in the news
PERNAK PERNIK
recommended reading
  • KULINER
  • HEALT
  • TRAVEL
  • FASHION
  • FEMALE
  • LOVE
  • CANTIK
  • LIFESTYLE
  • YUNIK
  • FILM
HomeTentangKontakKetentuanDisclaimerMobileSite Map
© Copyright DBD :] 2012 - 2013 Some rights reserved
Hak cipta dilindungi oleh undang - undang
Proudly powered by www.yuuhu.info